Semarang, 11 September 2026 — Menjelang pelaksanaan Tahun Akademik 2026/2027, Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu Unimus menyelenggarakan Workshop Penyusunan Perangkat Pembelajaran Outcome Based Education (OBE). Kegiatan ini menghadirkan Sekretaris Bidang Pengembangan Pendidikan, Andari Puji Astuti, S.Pd., M.Pd., sebagai narasumber utama. Workshop ini bertujuan mempersiapkan dosen dalam menyusun perangkat pembelajaran yang sesuai dengan prinsip OBE menjelang tahun akademik baru. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan tahapan penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis OBE yang disusun melalui Sistem Akademik Unimus (Siamus), sehingga dosen memiliki panduan yang seragam dan terstandar dalam menyiapkan dokumen pembelajaran. Selain pemaparan RPS, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai asesmen OBE yang mencakup Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), bentuk belajar, asesmen, serta evaluasi pembelajaran. Materi ini disampaikan secara sistematis agar dosen dapat memahami keterkaitan antara capaian pembelajaran dan metode penilaian yang digunakan di kelas. Pada bagian evaluasi, narasumber memaparkan enam komponen evaluasi dalam sistem Neo Feeder yang menjadi dasar perbaikan pembelajaran, yaitu: Ujian Tengah Semester (UTS), Ujian Akhir Semester (UAS), Kuis Tugas, Project dan Aktivitas Partisipatif. Keenam komponen tersebut disampaikan sebagai acuan bagi dosen dalam menyusun instrumen penilaian yang lebih komprehensif dan mencerminkan capaian pembelajaran mahasiswa secara utuh, tidak hanya berdasarkan ujian tertulis semata. Salah satu poin penting yang disampaikan dalam workshop ini adalah integrasi sistem, di mana RPS yang telah disusun melalui Siamus akan disinkronkan secara otomatis ke dalam Sistem OBE (Si OBE). Sinkronisasi ini diharapkan dapat mempermudah dosen dalam menyusun perangkat pembelajaran pada setiap semester, karena data yang telah diinput tidak perlu disusun ulang dari awal. Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap program studi dapat memiliki dokumen perangkat pembelajaran yang standar, konsisten, dan siap digunakan untuk mendukung proses pembelajaran pada Tahun Akademik 2026/2027, sekaligus memperkuat kesiapan program studi dalam pemenuhan standar mutu akademik berbasis capaian.
Salinan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026
PEDOMAN PP PTM TERBARU
Perkuat Budaya Mutu, LP3M UNIMUS Gelar Sosialisasi Pengisian Evaluasi Diri AMAI 2026
Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Muhammadiyah Semarang menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pengisian Evaluasi Diri Audit Mutu Akademik Internal (AMAI) Tahun 2026 pada Rabu, 6 Mei 2026 bertempat di Aula GKB II Universitas Muhammadiyah Semarang. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua Program Studi, SPM Penjaminan Mutu, serta pihak terkait dalam pelaksanaan penjaminan mutu akademik di lingkungan universitas. Kegiatan sosialisasi bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis mengenai mekanisme pengisian evaluasi diri pada sistem AMAI, sehingga proses pelaksanaan audit mutu akademik internal dapat berjalan secara efektif, terarah, dan sesuai standar yang telah ditetapkan. Acara dibuka dengan sambutan dan arahan oleh Dr. Ns. Tri Nurhidayati, S.Kep., M.Med.Ed. yang menyampaikan pentingnya evaluasi diri sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa pengisian evaluasi diri tidak hanya menjadi pemenuhan administrasi, tetapi juga menjadi sarana refleksi program studi dalam mengukur capaian serta melakukan perbaikan mutu secara berkesinambungan. Materi sosialisasi disampaikan oleh Adnan Tawaffani, S.Kom selaku narasumber. Pada kesempatan tersebut, narasumber menjelaskan alur penggunaan sistem, tata cara pengisian evaluasi diri, hingga teknis unggah dokumen pendukung pada aplikasi AMAI. Peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan diskusi dan tanya jawab terkait kendala teknis maupun substansi pengisian instrumen evaluasi diri. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh program studi dapat melaksanakan pengisian evaluasi diri secara tepat, lengkap, dan sesuai jadwal, sehingga mendukung pelaksanaan Audit Mutu Akademik Internal Tahun 2026 secara optimal.
LP3M UNIMUS Gelar Workshop Sistem Audit Mutu Internal Terintegritas untuk Tingkatkan Efektifitas Audit Mutu
Semarang, 9 April 2026 – Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) menyelenggarakan Workshop Sosialisasi dan Pengisian Instrumen Sistem Audit Mutu Internal sebagai upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan penjaminan mutu di lingkungan Universitas. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Aula Gedung Kuliah Bersama II Universitas Muhammadiyah Semarang. Kegiatan ini dipimpin oleh Sekretaris Bidang Penjaminan Mutu, Dr. Ns. Tri Nurhidayati, S.Kep., M.Med.Ed., yang dalam sambutan dan arahannya menyampaikan bahwa workshop ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Audit Mutu Internal yang telah berjalan sebelumnya. Berbagai masukan dari auditor menjadi dasar pengembangan sistem yang lebih sederhana, mudah dipahami, dan aplikatif bagi program studi. “Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta dapat memahami kembali instrumen yang digunakan sekaligus melakukan pengisian secara lebih tepat dan sesuai. Selain itu, forum ini juga menjadi wadah diskusi untuk menyempurnakan sistem agar lebih efektif dan efisien,” ujarnya. Pada sesi materi, narasumber Adnan Tawaffani, S.Kom. memaparkan Sistem Audit Mutu Internal terintegrasi yang akan digunakan dalam pelaksanaan AMI. Sistem ini dirancang untuk mempermudah pengelolaan data serta memastikan seluruh proses audit terdokumentasi dengan baik. Beberapa fitur utama dalam sistem ini meliputi dashboard yang menampilkan ringkasan informasi dan progres pengisian, menu master sebagai pengelolaan data dasar, pengaturan jadwal pelaksanaan AMI, serta menu data dan statistik yang mendukung proses monitoring, evaluasi, dan pengambilan keputusan. Peserta yang terdiri dari Ketua Program Studi, Gugus Penjaminan Mutu (GPM) serta Satuan Penjaminan Mutu (SPM) mengikuti kegiatan dengan antusias, termasuk dalam sesi praktik penggunaan sistem. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pihak dapat memahami alur penggunaan sistem sehingga proses pengisian dan pengelolaan data dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien. LP3M UNIMUS berkomitmen untuk terus mengembangkan sistem penjaminan mutu yang terintegrasi dan berkelanjutan, guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan universitas.
Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer UNIMUS Gelar Sosialisasi & Workshop Akreditasi Menuju Predikat Unggul
Semarang, 14 Januari 2026 – Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menyelenggarakan Sosialisasi dan Workshop Akreditasi FTIK sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan program studi menuju capaian akreditasi Unggul. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat FTIK GKB 2 dan dipimpin oleh Wakil Dekan FTIK, Dr. Sabhan Kanata, ST, M.Eng serta dihadiri oleh Wakil Rektor I, Kepala LP3M dan Sekbid. Bidang LP3M, Dekan dan Wakil Dekan FTIK, para Ketua Program Studi FTIK, serta unsur Gugus Mutu Program (GMP) dan Satuan Penjaminan Mutu (SPM) FTIK. Kehadiran seluruh unsur pimpinan dan penjaminan mutu ini menunjukkan komitmen bersama dalam penguatan tata kelola akademik dan mutu institusi. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa saat ini Unimus telah memiliki 23 program studi terakreditasi Unggul, namun FTIK masih terus berproses untuk mencapai predikat tersebut. Beberapa program studi di FTIK seperti Teknik Mesin dan Teknik Elektro telah berdiri cukup lama. Oleh karena itu, FTIK didorong untuk melakukan persiapan yang lebih serius, terencana, dan terarah dalam menghadapi akreditasi. Persiapan akreditasi dilakukan melalui penyusunan strategi yang matang, perencanaan yang jelas, serta penetapan target capaian bagi masing-masing program studi. Selain Teknik Mesin dan Teknik Elektro, Program Studi Teknik Sipil yang relatif masih baru juga terus dikembangkan agar dapat menyusul capaian akreditasi unggul di masa mendatang. Sebagai narasumber, Dr. Ir. Abdul Syakur, ST., MT., IPU. menyampaikan materi terkait strategi penyusunan akreditasi program studi, khususnya mengenai Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS). Dalam pemaparannya dijelaskan pentingnya kesesuaian visi keilmuan, tata pamong yang akuntabel, penjaminan mutu, relevansi tridharma perguruan tinggi, pengelolaan sumber daya manusia, serta dukungan sarana dan prasarana dalam mendukung capaian akreditasi unggul. Melalui sosialisasi dan workshop ini, FTIK Unimus diharapkan semakin siap dalam menyelaraskan visi keilmuan, meningkatkan budaya mutu, serta memperkuat kesiapan program studi dalam menghadapi proses akreditasi nasional maupun internasional, sejalan dengan visi Unimus sebagai universitas yang Unggul dan Berkarakter.
Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) memperingati peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 27 Rajab 1447 Hijriah. Momentum spiritual ini menjadi pengingat penting bagi sivitas akademika UNIMUS untuk terus memperkuat keimanan, ketakwaan, serta ketulusan dalam menjalani kehidupan dan pengabdian. Isra Mikraj merupakan perjalanan suci Rasulullah SAW yang sarat dengan nilai-nilai keislaman, khususnya perintah shalat sebagai tiang agama dan sarana pembentukan karakter insan beriman. Melalui peringatan ini, UNIMUS mengajak seluruh civitas akademika untuk merefleksikan makna perjalanan spiritual tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam ranah akademik, profesional, maupun sosial kemasyarakatan. Peringatan Isra Mikraj juga sejalan dengan komitmen UNIMUS dalam membangun lingkungan akademik yang unggul, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Diharapkan, semangat Isra Mikraj dapat menjadi inspirasi dalam meningkatkan kualitas diri, memperkuat integritas, serta menumbuhkan kepedulian.
PERKUAT MUTU UNIVERSITAS, LP3M SELENGGARAKAN PENGISIAN IKU DIKTISAINTEK BERDAMPAK 2025
Semarang, 29 Desember 2025 — Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Muhammadiyah Semarang melaksanakan agenda Pengisian Indikator Kinerja Utama (IKU) Diktisaintek Berdampak Tahun 2025 di Ruang Rapat 208 Rektorat. Kegiatan ini dikuti oleh Wakil Rektor I, II, dan III serta Para Kepala Lembaga dan Kepala Biro terkait, sebagai upaya memastikan pengukuran kinerja perguruan tinggi berjalan secara terarah, akurat, dan memberikan dampak nyata. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Dr. RNgt. Amin Samiasih, S.Kp., M.Si.Med selaku Ketua LP3M. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa IKU Diktisaintek Berdampak merupakan instrumen strategis untuk menilai capaian kinerja perguruan tinggi serta memastikan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi berdampak secara berkelanjutan. “Melalui agenda Pengisian IKU Diktisaintek Berdampak 2025 ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi, koordinasi yang baik antarunit, serta pengisian data yang akurat, valid, dan tepat waktu,” ujarnya. Agenda yang dikoordinasikan oleh Dr. Ns. Tri Nurhidayati, S.Kep., M.Med.Ed. selaku Sekretaris Bidang Penjaminan Mutu LP3M ini membahas mekanisme teknis pengisian IKU serta penetapan peran unit penanggung jawab pada setiap indikator. Dalam pembahasan, disepakati beberapa poin penting sebagai berikut: Pengisian IKU Diktisaintek Berdampak Tahun 2025 dilakukan secara terkoordinasi melalui LP3M. Setiap indikator IKU memiliki unit penanggung jawab yang telah ditetapkan. Apabila terdapat data yang belum tersedia, unit terkait wajib menyampaikan penjelasan tertulis. Selain pembahasan utama, peserta rapat juga menyampaikan sejumlah masukan. Kepala Unit Kode Etik mengusulkan pengembangan sistem internal kampus untuk memantau dan mengakses laporan tindakan yang masuk, serupa dengan sistem Anjani, dengan koordinasi bersama Kepala Lembaga Media Center. Sementara itu, Kepala BAUK menekankan pentingnya penguatan integritas akademik sebagai bagian dari dukungan pencapaian IKU. Melalui agenda Pengisian IKU Diktisaintek Berdampak 2025 ini, LP3M berharap seluruh unit dapat berperan aktif dalam menyediakan data yang berkualitas guna mendukung peningkatan mutu dan akuntabilitas institusi.
Fakultas Ilmu Pendidikan dan Humaniora (FIPH) Selenggarakan Workshop Instrumen Akreditasi Program Studi untuk Memperkuat Mutu Pendidikan
Semarang, 23 Desember 2025 — Fakultas Ilmu Pendidikan dan Humaniora (FIPH) Universitas Muhammadiyah Semarang menyelenggarakan Workshop Instrumen Akreditasi Program Studi di Ruang Rapat A.317 GKB 2. Kegiatan ini dibuka oleh Prof. Dr. Budi Santosa, SKM., M.Si.Med dan diikuti oleh Dekan FIPH, para dosen dan pengelola program studi serta Sekretaris Bidang LP3M dengan tujuan memperkuat penjaminan mutu serta mempersiapkan program studi menghadapi akreditasi berikutnya. Prof. Dr. Budi Santosa, SKM., M.Si.Med menyampaikan FIPH memiliki lima program studi, di mana seluruhnya telah meraih akreditasi Unggul, kecuali Program Studi Profesi Pendidikan Guru (PPG) masih proses menuju unggul. Workshop ini menjadi salah satu langkah strategis untuk mempertahankan status Unggul bagi program studi yang telah berhasil, serta mendorong PPG meraih akreditasi serupa. Secara keseluruhan, terdapat 42 program studi yang menjadi fokus upaya peningkatan mutu. Materi workshop disampaikan oleh Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum, yang membahas kebijakan akreditasi terbaru, prinsip Outcome-Based Education (OBE), serta sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi, mulai dari internal hingga akreditasi eksternal. Selain itu, peserta dikenalkan dengan Instrumen Akreditasi Program Studi Kependidikan (IAPSK) 3.0 dan Instrumen Akreditasi Internasional (IAI) LAMDIK, yang mengukur kualitas program studi berdasarkan input, proses, dan luaran tridharma perguruan tinggi. Workshop ini membahas secara detail 9 kriteria akreditasi, mulai dari visi keilmuan, tata pamong, mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan, hingga pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan penjaminan mutu. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Humaniora (FIPH)dalam menyusun dokumen akreditasi yang lebih sistematis, terukur, dan berkualitas, serta mendukung peningkatan mutu pendidikan berkelanjutan
Perkuat Komitmen Pendidikan Tinggi Berdampak, UNIMUS Resmi Buka Lima Program Studi Baru
Alhamdulillah, Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) resmi memperoleh izin pembukaan lima Program Studi Baru, yaitu S1 Hukum Bisnis, Pendidikan Profesi Dietisien, S2 Informatika, S1 Desain Komunikasi Visual, dan S1 Kecerdasan Buatan. Pembukaan program studi ini merupakan bagian dari langkah penguatan ekosistem akademik UNIMUS dalam menjawab dinamika perubahan sosial, perkembangan teknologi, serta kebutuhan dunia kerja yang semakin kompleks. Dengan penambahan tersebut, UNIMUS kini mengelola total 44 Program Studi lintas jenjang dan bidang keilmuan, yang mencerminkan pertumbuhan institusi secara terencana dan berkelanjutan. Capaian ini menegaskan komitmen UNIMUS dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul, relevan, dan berdampak, sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak. Melalui pengembangan program studi yang adaptif dan berbasis kebutuhan masa depan, UNIMUS berupaya memperkuat peran perguruan tinggi tidak hanya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai agen transformasi sosial yang mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Hadirnya program studi di bidang hukum, kesehatan, teknologi informasi, industri kreatif, dan kecerdasan buatan menjadi wujud integrasi keilmuan yang mendorong lahirnya lulusan berdaya saing, berkarakter, serta memiliki kontribusi nyata bagi pembangunan berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. UNIMUS menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak diantaranya pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, persyarikatan Muhammadiyah, mitra, serta masyarakat atas doa, dukungan, dan ikhtiar bersama yang telah membersamai langkah UNIMUS dalam memperluas akses, meningkatkan kualitas, dan memperkuat dampak pendidikan tinggi bagi masa depan Indonesia.